Cuaca ekstrem Indonesia dapat terjadi tiba-tiba — dari badai petir, angin kencang, hingga hujan lebat. Alat cuaca ekstrem Indonesia ini menganalisis kondisi cuaca real-time dan memberikan tingkat risiko, peringatan, dan rekomendasi keselamatan untuk 20 kota besar secara otomatis.
Apa Itu Cuaca Ekstrem di Indonesia
Cuaca ekstrem Indonesia mencakup badai petir, angin kencang di atas 60 km/h, hujan lebat dengan curah di atas 50mm per hari, dan gelombang panas. Indonesia rentan terhadap cuaca ekstrem sepanjang tahun karena posisinya di khatulistiwa. Pantau juga prakiraan 7 hari untuk antisipasi lebih awal.
Cara Membaca Tingkat Risiko Cuaca
Alat ini menggunakan sistem warna untuk menunjukkan tingkat bahaya. Hijau berarti aman, kuning berarti waspada, merah berarti berbahaya. Setiap indikator — badai petir, curah hujan, kecepatan angin, UV, dan kelembaban — dihitung secara terpisah dan digabungkan menjadi status risiko keseluruhan. Lihat cuaca hari ini untuk kondisi per jam lengkap.
FAQ
Tanda cuaca ekstrem meliputi langit gelap tiba-tiba, angin berputar kencang, suara gemuruh petir, hujan es, dan penurunan suhu drastis dalam waktu singkat. Segera cari tempat berlindung jika melihat tanda-tanda ini.
Bogor dikenal sebagai kota hujan dengan frekuensi petir tertinggi di dunia. Jakarta sering mengalami banjir akibat hujan ekstrem. Manado dan Makassar rentan terhadap angin kencang, sementara Pontianak memiliki cuaca tidak menentu karena berada tepat di garis khatulistiwa.
Hindari keluar saat badai petir aktif, jauh dari pohon dan tiang listrik, matikan peralatan elektronik, siapkan tas darurat berisi air minum dan obat-obatan, dan selalu pantau informasi terbaru dari BMKG di bmkg.go.id.
Alat ini menggunakan data cuaca global dari Open-Meteo dan bukan pengganti sistem peringatan dini resmi BMKG. Untuk peringatan bencana dan evakuasi resmi, selalu ikuti instruksi dari BMKG dan pemerintah daerah setempat.