Modifikasi cuaca Jakarta adalah teknologi rekayasa hujan yang diterapkan pemerintah Indonesia untuk mengatasi banjir, polusi udara ekstrem, dan kekeringan di ibu kota. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dioperasikan oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dengan menyemai awan menggunakan bahan kimia tertentu agar hujan turun di waktu dan lokasi yang diinginkan. Modifikasi cuaca Jakarta rutin dilakukan menjelang musim hujan dan saat kondisi darurat. Pantau kondisi cuaca aktual Jakarta di cuaca.in.
Cara Kerja Modifikasi Cuaca Jakarta
Modifikasi cuaca Jakarta bekerja melalui proses Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang disebut cloud seeding atau penyemaian awan. Prosesnya: pesawat khusus BRIN terbang ke area awan potensial di sekitar Jakarta, biasanya di laut utara Jawa atau wilayah pegunungan Bogor-Puncak. Pesawat menyebarkan bahan penyemai — umumnya garam NaCl (sodium chloride) dalam bentuk bubuk atau larutan — ke dalam awan cumulonimbus yang memiliki kandungan air tinggi. Partikel garam menjadi inti kondensasi yang mempercepat pembentukan tetesan air dalam awan. Akibatnya, hujan turun lebih cepat, lebih deras, dan di lokasi yang ditarget. Untuk mengurangi banjir Jakarta, modifikasi cuaca dilakukan di laut agar hujan jatuh sebelum mencapai daratan. Untuk mengisi waduk, penyemaian dilakukan di atas Situ Cisanti atau DAS Citarum hulu. Consequently, teknologi ini memungkinkan pengelolaan distribusi hujan secara lebih terkontrol. Pantau cuaca Jakarta per jam di cuaca.in untuk informasi aktual terkini. Lihat juga prakiraan BMKG 7 hari ke depan.
Kapan Modifikasi Cuaca Jakarta Dilakukan?
Modifikasi cuaca Jakarta dilakukan dalam beberapa situasi khusus. Situasi pertama: menjelang musim hujan (Oktober–November) untuk mendistribusikan hujan secara merata dan mengurangi risiko banjir besar. Situasi kedua: saat banjir besar mengancam — jika prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan ekstrem, modifikasi cuaca dilakukan di laut untuk "menangkap" hujan sebelum mencapai Jakarta. Situasi ketiga: saat polusi udara Jakarta mencapai level berbahaya (ISPU > 200) — hujan buatan membantu membersihkan partikel polutan di udara. Situasi keempat: saat waduk-waduk penyuplai air Jakarta kritis akibat kemarau panjang. Keputusan modifikasi cuaca Jakarta dibuat BRIN berdasarkan analisis citra satelit, data radar, dan kondisi atmosfer yang mendukung. Additionally, modifikasi cuaca bukan solusi permanen — ia adalah intervensi darurat yang melengkapi solusi struktural seperti normalisasi sungai dan pembangunan waduk. Cek cuaca Jakarta hari ini di cuaca.in.

